Aspal


Apa kamu tahu tentang yang dirasakan aspal jalanan panas saat ia diguyur hujan? Ia merasakan sakit, sebab ia dituntut untuk menguapkan panasnya dengan dalih keprofesionalan. Ia dituntut memendam amarahnya dengan dalih baiknya pelayanan. 

Sebenarnya aspal sudah muak. Sialnya, ia tidak ditakdirkan untuk tidak beranjak. Ia harus bertahan memikul setiap putaran benda beroda. Setiap langkah manusia yang penuh noda. Sampai ia benar-benar rusak, dan aspal baru datang menggantikannya. 

Meski setitik terimakasih pun tak ada, ia harus tetap bahagia menjalani hidup dan nasibnya, agar dengan genap ia kembali kepada tuhannya.

Komentar